Burung Unta dan Gajah Pergi ke Bulan

Bapak bilang, ini nasib saya
Saya bilang, ini ulah Bapak

Bapak bilang salah saya tidak MEMOHON
Saya justru ingin MENUNTUT, karna HAK saya yang sedang saya minta, bukan BELAS KASIH Bapak!

Bapak bilang, tidak masalah menitipkan 130 gajah secara bersamaan ke dalam Kebun Binatang
Walaupun harus mengusir 82 burung unta yang sudah bangkotan di Kebun Binatang itu.
“Lempar saja ke Kebun Binatang jejaring, maka urusan selesai! Beres!”
Tapi Kebun Binatang yang mana lagi ya Pak?
“Itu sih TEKNIS!”
Ah, ya, memang sedang gencar digalakkan “Program Sayang Gajah”
Tentu Bapak tidak ingin dinilai gagal menyayangi gajah, bukan?
Lagipula burung unta kan sudah tua, pasti mampu bertahan dimana saja, dan diapakan saja.

Tapi Bapak mungkin kurang mencermati, menghayati, dan seterusnya,
bahwa Bapak hanya menitipkan gajah-gajah dan burung unta itu
bahkan selentingan dari pemimpin Kebun Binatang, Bapak tidak menitipkan uang sepeser pun kepada pihak mereka.
Kebun binatang tentu memiliki aturan yang berlaku,
Saya tidak habis pikir mengapa Bapak begitu percaya diri.
Mana boleh kita menumpang lantas membuat peraturan sendiri dan memaksakan kehendak?

Bapak bilang, kita harus berangkat ke Bulan tahun 2010,
Sampai hampir gila saya mengingatkan Bapak bahwa saat ini tahun 2011
tapi tetap saja Bapak berkata
“Itu sih TEKNIS”
Bagaimana Bapak bisa merencanakan sesuatu yang hampir mustahil,
tapi tidak mau tahu tentang teknis pelaksanaannya?

Bapak bilang kami tak mau menegrti,
Menurut kami, Bapak lah yang sedang berpura-pura tidak mengerti!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s