Cinta tanpa Tapi

Asalkan seiman,
Asalkan berpendidikan,
Asalkan mapan,
Asalkan rupawan.

Setidaknya satu suku,
Setidaknya satu profesi,
Setidaknya sepadan status sosialnya,
Setidaknya baik latar belakang keluarganya,
Setidaknya terjaga lingkungan pergaulannya.

Semua harus serupa, kecuali jenis kelaminnya.
Laki – laki, sah saja lah mengejar urusan dunianya.
Perempuan, baiknya tak lewat dua lima.

Tanpa dipaksakan, tanpa diada – adakan,
aku dan kamu, entah takdir atau sekadar kebetulan yang indah,
atas dasar cinta maupun SARA,
tak ada celah untuk pisahkan kita.

Dan ketika memenuhi semua itu
tak pula jaminan mendapat restu.
faktor penentu justru hanya firasat ibu,
hanya firasat ibu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s